Langsung ke konten utama

Puisi Do'a Untuk Ibunda dan Ayahnda

Ibunda dan Ayahnda.....

Dikau..... Bagai embun pagi yang menyejukkan hati…
Laksana secercah cahaya di tengah pekat dunia...
Seperti Oase di padang pasir...
Bak setitik air penghilang semua dahaga...

Ibunda dan Ayahnda.....

Di setiap tarikan nafasku, dikau selalu hadir menemani. Sedangkan di setiap hembusannya, dikau selalu kutemui. Hanya do'a untukmu yang senantiasa mengiringi setiap tarikan dan hembusan nafasku. Ya, Allah...Ampunilah aku dan kedua orang tuaku. Sayangilah mereka, ya Alah... Sebagaimana mereka selalu menyayangiku di waktu kecil hingga akhirnya menutup mata untuk s'lamanya.

Selamat jalan, Ibunda dan Ayahnda Tercinta. Kembalilah kehadirat-Nya dengan Ridha dan di-Ridhai-Nya, Amin. Do’a kami senantiasa menyertai.

Salmah Abdullah
Lahir: Sarilaba B, 09 Maret 1957
Wafat: Selasa, 10 Juni 2003
Pukul: 08.45 Wiba

Laily Nawawi
Lahir: Singkawang, 08 Pebruari 1943
Wafat: Kamis, 26 April 2007
Pukul: 20.50 Wiba


Komentar

Anonim mengatakan…
Allahumma firlahu warhamhu wa'afihi wa'fu'anhu wa akrim nuzulahu wa wassi'madkhalahu waghsilhu bil ma'i wassalji wal baraadi wanaqqihi minal khathaya kama yunaqqats tsaubul abyadhu minad danaasi wa abdilhu daaraan min daarihi wa ahlan min ahlihi wa zaujan min zaujihi wa qihi fitnatil qubri wa'azaban naar...

Amiin...